Sabtu, 30 Juni 2012

kinesiologi


KINESIOLOGI
Kinesiologi berasal dari kata kinen dan logos, kinen adalah gerak sedangkan logos berarti ilmu. Kinesiologi merupakan suatu ilmu yang mempelajari gerakan manusia yang efesien, efektif dan aman didekati dari analisis rangka, otot, organ – organ tubuh dan hukum mekanika. Gerak ( movement ) adalah proses perpindahan suatu benda dari suatu tempat atau posisi ke tempat yang lain yang dapat diamati secara objektif dalam suatu dimensi ruang dan waktu. Gerak akan terjadi apabila gaya yang ditimbulkan lebih besar dari pada obyek ( tahanan yang dimiliki oleh obyek ).
 Ada dua faktor yang mempengaruhi gaya :
Ø  Faktor internal : titik perkenaan gaya pada obyek sehubungan dengan titik berat obyek dan tahan disekitar lintasan gerak biasanya dihasilkan oleh badan.
Ø  Faktor eksternal : gesekan, udara, tahan iar.
Otot berkontraksi dan relaksasi :
·         Pemendekan otot disebut kontraksi sedangkan ketika otot memanjang ( diulur ) disebut relaksasi
Macam – macam gerak pada persendian
Ø  Gerak pada persendian tangan
o   Persendian tangan disusun oleh tulang metacarpal, radius dan ulna
o   Gerakan : fleksi ( menekuk ) dan ekstensi ( meluruskan )
o   Pada gerakan fleksi otot yang berperan utama adalah kelompok otot fleksor ( agonis ), sedangkan kelompok otot ekstensor ( antagonis )
o   Pada gerakan ekstensi otot yang berperan utama adalah ekstensor ( agonis ), sedangkan pada otot fleksor ( antagonis )
Ø  Gerak pada sendi radioulnaris
o   Disusun oleh tulang radius dan ulna
o   Gerakan : endo rotasi ( putar kedalam ) dan ekso rotasi ( putar keluar )
o   Kelompok otot yang bekerja : gerakan endorotasi kelompok otot fleksor, gerakan eksorotasi kelompok otot ekstensor


Ø  Gerakan pada sendi jari – jari
o   Disusun oleh metacarpal dan phalang
o   Gerakan : fleksi dan ekstensi
o   Gerakan fleksi kelompok otot fleksor
o   Gerakan ekstensi kelompok otot ekstensor
Ø  Gerakan pada sendi siku
o   Disusun oleh tulang : radius, ulna dan humerus
o   Gerakan : fleksi dan ekstensi
o   Pada gerakan fleksi kelompok otot yang bekerja adalah bicep
o   Pada gerakan ekstensi kelompok otot yang bekerja adalah trisep
Ø  Gerakan pada sendi bahu
o   Disusun : humerus, clavicula, dan scapula
o   Gerakan : abduksi, adduksi, fleksi, ekstensi, dan sirkumduksi
o   Pada gerakan abduksi kelompok otot yang bekerja adalah deltoideus
o   Pada gerakan adduksi kelompok otot yang bekerja adalah latisismus dorsi
o   Pada gerakan fleksi kelompok otot yang bekerja adalah pectoralis mayor
o   Pada gerakan ekstensi kelompok otot yang bekerja adalah trapezius
o   Pada gerakan elevani kelompok otot yang bekerja adalah suboccipital
Ø  Gerakan pada sendi togok
o   Disususn oleh tulang : atlas, cervicalis, thoracalis, lumbalis, sacrum, dan cogcigis
o   Gerakan : fleksi dan ekstensi
o   Gerakan fleksi kelompok otot yang bekerja adalah abduminalis
o   Gerakan ekstensi kelompok otot yang bekkerja adalah trapezius
o   Gerakan kesamping kiri, kanan kelompok otot yang bekerja adalah obliqus eksternus
Ø  Gerakan pada sendi kaki ( engkel )
o   Tulang penyusun : metacarpal ,tibia, dan fibula
o   Gerakan : fleksi dan ekstensi
o   Gerakan fleksi kelompok otot yang bekerja adalah tibialis ( toe fleksor )
o   Gerakan ekstensi kelompok otot yang bekerja adalah gastrognemius ( soleus )


Ø  Gerakan pada sendi lutut
o   Tulang penyusun : tibia, fibula, femur, dan patella
o   Gerakan : fleksi dan ekstensi
o   Gerakan fleksi kelompok otot yang bekerja adalah hamstring
o   Gerakan ekstensi kelompok otot yang bekerja adalah quadricep
Ø  Gerakan pada sendi pinggul
o   Disusun : tulang femur, coxae
o   Gerakan : abduksi, adduksi, fleksi, ekstensi, dan sirkumduksi
o   Pada gerakan abduksi kelompok otot yang bekerja adalah gluteus minimus
o   Pada gerakan adduksi kelompok otot yang bekerja adalah abductor
o   Pada gerakan fleksi kelompok otot yang bekerja adalah gracialis dan rectus abduminalis
o   Pada gerakan ekstensi kelompok otot yang bekerja adalah gluteus maximus
o   Pada gerakan sirkumduksi kelompok otot yang bekerja adalah gluteus abductor, gracialis












PETUNJUK PELAKSANAAN TES
Tujuan : tes ini mengukur tinggi max lompatan keatas
A.    Tes lompatan setinggi - tingginya
1.      Alat dan fasilitas
·         Bubuk kapur
·         meteran
·         tembok
2.      Probandus
·         Dian Prihandoko
·         20 tahun
·         Tinggi 175 cm
·         Berat badan 70 kg
·         Ukuran sepatu 42
·         Pada saat melakukan tidak menggunakan alas kaki












Fase
Perlakuan
Otot yang bekerja
Fase Persiapan 1
·      Berdiri tegak kaki sejajar selebar bahu.


Fase Awalan
·      Lari kecil 3 lanhkah, didahului kaki kiri, kanan, kiri, pada langkah ke 4 kaki kanan melangkah panjang kemudian kaki kiri mengikuti dan selanjutnya kaki menjadi sejajar.


Fase persiapan 2
·      Tekuk lutut dan sendi engkel dengan sudut 110°
Quadrisep, Tibialis

·      Badan condong kedepan seimbang


·      Ayunkan kedua tangan kebelakang
rileks

Pelaksanaan
Action
·      Ayunkan tangan keatas , tangan kanan lurus ke atas  untuk mengukur raihan
Pectoralis minor,  deltoideus, latissimus dorsi, teres
·         Luruskan sendi pingggul sehingga badan lurus

·         Luruskan sendi lutut
Quadrisep, hamstring
·         Bersamaan luruskan sendi engkel
Plantaris
·         Pada metatarsalia terjadi tolakan ke atas

Gerakan mendarat
·   Kedua kaki sebagai tumpuan, dengan keadaan kaki sejajar
·   Terjadi gerakan fleksi pada sendi engkel dan lutut sebagai efek dari gaya ( gerak lanjutan untuk meredam gaya.)











PETUNJUK PELAKSANAAN TES
Tujuan : tes ini mengukur tinggi 20 cm dari raihan
B.     Tes lompatan 20 cm dari raihan
3.      Alat dan fasilitas
·         Bubuk kapur
·         meteran
·         tembok
4.      Probandus
·         Dian Prihandoko
·         20 tahun
·         Tinggi 175 cm
·         Berat badan 70 kg
·         Ukuran sepatu 42
·         Pada saat melakukan tidak menggunakan alas kaki
5.      Persiapan
·         Sebelum melakukan terlebih dahulu probandus mengukurhasil raihan
·         Selanjutnya hasil raihan di tambah 20 cm
·         Tandai pada pada  tambahan 20 cm untuk target lompatan










Fase
Perlakuan
Otot yang bekerja
Fase Persiapan
·      Tekuk lutut dan sendi engkel dengan sudut 160°
Quadrisep, Tibialis

·      Badan condong kedepan seimbang


·      Tangan kanan lurus ke atas




Pelaksanaan
Action


·         Luruskan sendi pingggul sehingga badan lurus

·         Luruskan sendi lutut
Quadrisep, hamstring
·         Bersamaan luruskan sendi engkel
Plantaris
·         Pada metatarsalia terjadi tolakan ke atas

Gerakan mendarat
·   Kedua kaki sebagai tumpuan, dengan keadaan kaki sejajar
·   Terjadi gerakan fleksi pada sendi engkel dan lutut sebagai efek dari gaya ( gerak lanjutan untuk meredam gaya.)








Tidak ada komentar:

Posting Komentar